Featured Video

Sabtu, 30 Juli 2011

Tadi Malam Sail Wakatobi Belitong Diluncurkan di Kawasan Pantai Tanjung Pendam

Tadi malam ini Sabtu (30/7)  malam, sekitar pukul 19.30 wib gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ir Eko Maulana Ali MSc membuka lounching sail wakatobi Belitong 2011. Acara lounching itu sendiri bertempat di kawasan Pantai Tanjungpendam,Belitung Provinsi Bangka Belitung.
Informasi yang diperoleh dari Humas Pemkab Belitung menyebutkan, rencananya tiga menteri bakal hadir untuk mengikuti louching sail wakatobi Belitong. Mereka diantaranya Menteri Kesehatan, Menteri Perikanan dan Kelautan RI, dan Menkokesra RI. Namun informasi yang diterima dari panitia ternyata tidak dapat mengikuti acara kegiatan ini. ”Jadi, tiga menteri tidak bisa hadir,” ungkap Kabag Humas Pemkab Belitung Edi Suprapto.
Menurut Edi, acara sail Wakatobi Belitong ini merupakan kerjasama pemerintah provinsi Bangka Belitung dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Belitung. Sementara itu, tambah Edi, acara louching sail wakatobi Belitong ini bakal dihadiri sejumlah duta besar dari berbagai negara untuk menyaksikan acara louching Sail Wakatobi Belitung 2011.
Dari pemantauan  di kawasan Pantai Tanjungpendam ini terlihat panitia berupaya maksimal untuk mensukseskan kegiatan acara peluncuran sail ini. Terlihat panitia mengatur kursi, panggung, serta tenda untuk para undangan resmi yang akan berlangsung malam ini.

Sumber : trawang.com

Peserta Sail Wakatobi-Belitong 2011 Sudah Tiba di Kupang

Sebanyak 31 dari 110 peserta sail Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dan Belitung, Bangka Belitung, dari 17 negara, Selasa, 26 Juli 2011 tiba di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).Para peserta sail tersebut tiba sekitar pukul 12.00 WITA dan berlabuh di Pelabuhan Kopan, Kelurahan Lai-Lai Besi Kopan, Kota Kupang. Mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dari karantina kesehatan.

Sebanyak 17 negara mengikuti sail Wakatobi-Belitung, antara lain Australia sebanyak 33 peserta, Inggris 26, Amerika Serikat 14, Prancis 9, kanada 8, Jerman 4, Selandia Baru 3, Belanda 2 peserta, dan Indonesia 1 kapal. Koordinator Panitia Nasional Sail Wakatobi-Belitung, Taurman, mengatakan dari 110 peserta Sail Wakatobi-Belitung, sebanyak 82 peserta memilih menggunakan jalur selatan yang menyinggahi Kupang, NTT, sedangkan sisanya akan mengikuti jalur utara menuju ke Saumlaki, Maluku Utara."Kita membagi dua jalur bagi peserta sail, yakni melalui selatan, dari Kupang dan utara melalui Saumlaki," kata Taurman kepada wartawan di Kupang, Selasa, 26 Juli 2011.

Dari 82 peserta sail yang menyinggahi Kupang, sebanyak 31 peserta telah tiba di Kupang, termasuk satu-satunya peserta dari Indonesia yang menggunakan Kapal Akar Bahar dengan jumlah awak sebanyak 12 orang. Dia mengatakan, sebanyak 51 peserta diperkirakan akan tiba malam ini atau paling lambat besok Rabu, 27 Juli 2011 pagi. Para peserta sail itu akan bertahan di Kupang selama satu minggu sebelum melanjutkan perjalanan mengelilingi sejumlah daerah di NTT.Peserta sail ini, jelas dia, akan dibagi menjadi dua kelompok. Sebagian melalui jalur selatan ke Kabupaten Rote Ndao dan utara menuju Kabupaten Alor. Mereka akan berkumpul kembali di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bunaken, Banda dan Wakatobi. Puncak kegiatan sail ini, kata dia, akan berakhir di Belitung pada 5-12 Oktober 2011. Pelaksanaan sail ini sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) No.9 Tahun 2009.

Sementara itu, peserta sail dari Australia, Lidya Woodhouse, mengatakan sebagian besar peserta sail memilih menyinggahi Kupang ketimbang Saumlaki karena menurut dia para peserta sail menilai Kupang indah dan bagus. "Peserta ini sudah mendengar dari peserta sail sebelumnya bahwa Kupang itu bagus sehingga merekalebih memilih menyinggahi Kupang," katanya.

Referensi : Tempointeraktif.com

Kamis, 28 Juli 2011

Sabtu Malam Launching Sail Wakatobi-Belitong 2011

Menjelang digelarnya peluncuran Sail Wakatobi-Belitong 2011 pada Sabtu (30/7/2011) malam di Pantai Tanjungpendam Kabupaten Belitung, para pengisi acara mulai mengadakan persiapan.

Pantauan bangkapos.com pada Kamis (28/07/2011) sore, puluhan penari sedang berlatih di depan panggung hiburan di Tanjungpendam. Mereka ini gabungan penari dari Sanggar Astari Bangka, Sanggar Dian Praja Kabupaten Belitung serta sejumlah pelajar SMAN 1 Tanjungpandan.

Rencananya mereka akan membawakan tarian massal pada malam peluncuran Sail Wakatobi-Belitong 2011 tersebut.

"Jumlah mereka 50 orang," kata pimpinan Sanggar Dian Praja Wiwih Widaningsih saat ditemui bangkapos.com di sela latihan di Pantai Tanjungpendam, Kamis sore.

Sementara para penari berlatih, sebuah panggung berukuran besar juga dipasang tepat di depan panggung hiburan di kawasan Pantai Tanjungpendam.

Sumber : Pos Belitung

Senin, 25 Juli 2011

Film "The Philosopher" Syuting di Pulau Lengkuas Belitung Indonesia 26-27 Juli

Indonesia akan semakin banyak didatangi publik mancanegara maupun insan perfilman.Ini dikarenakan di indonesia tepatnya di Kabupaten Belitung,  akan dipusatkan di Pulau Lengkuas Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebuah film akan lahir di tempat ini, yang berjudul 'THE PHILOSOPHERS'. Film ini akan memperkenalkan budaya bangsa Indonesia itu, dengan melibatkan bintang internasional dan tentunya akan diputar di seluruh dunia.

Mereka yang akan syuting di film tersebut diantaranya sebut saja Bonny Wright, Freddie Stroma, Daryl Sabara, Sophie Lowe, Rhys Wakefield dan James D Arcy. sutradara serta  produser besar Cybill Lui, George Zakk dan John Huddles. Sementara artis nasional pun ikut ambil bagian seperti Artis Cinta Laura yang ditunjuk menjadi pemain dalam negeri yang menemani mereka.

Andri salah satu EO di Belitung cukup terkejut mendengar informasi dari trawang.com bahwa Pulau Lengkuas akan di jadikan tempat syuting sekala besar seperti film hollywood,''semoga saja Belitung menjadi terkenal seperti halnya bali terkenal karena di jadikan tempat syuting Film "Eat, Pray, Love" yang di bintangi Julia Roberts dan Javier Bardem  ungkap andri lokasi syuting Film The Philosopher pulau lengkuas.

Melalui film ini diharapkan Kabupaten Belitung akan semakin banyak didatangi publik mancanegara maupun insan perfilman guna membuat film serupa. Dan ini adalah promosi gratis menjelang sail wakatobi Belitung 2011.

The Philosopher, film yang ternyata merupakan produksi SCTV, bersama produser Hollywood, George Zakk dan Cybill

Bertempat di SCTV Tower, lantai 19, kompleks Senayan City, konferensi pers The Philosopher, dihadiri oleh pihak dari SCTV, produser dan seluruh pemain.

Terdapat Direktur Program dan Produksi SCTV, Harsiwi Achmad dan Alfin Surya Atmaja, produser Goerge Zakk dan Cybill, sutradara John Huddles, serta para pemeran seperti Bonnie Wright, akktor yang pernah terlibat di The Commander, James D'arcy, mantan aktor ciliki di film Spy Kid, Daryl Sabara, Freddy Stroma, Sophie Lowe, aktor Sanctum, Rhys Wakefield , dan salah satu aktris Indonesia yang terlibat, Cinta Laura Kiehl.

Dalam konferensi pers tersebut, perwakilan SCTV, Harsiwi Achmad, mengatakan bahwa mereka sangat bangga bisa ikut bekerja sama, mendukung secara langsung produksi The Philosophers, sebuah film kelas Hollywood yang sekaligus melakukan syutingnya di beberapa tempat di Indonesia.

"Kerjasama ini mempunyai makna penting bagi dunia televise dan perfilman Indonesia. Bukan hal mudah untuk mendapatkan kepercayaan sehingga tim penggarap The Philosophers yakin untuk melakukan syuting di Indonesia dalam jangka waktu cukup lama," demikian jelas Harsiwi dalam rilis persnya.

Lebih lanjut Harsiwi  menjelaskan ini adalah proyek layar lebar dan akan diputar diseluruh dunia, bukan hanya di bioskop di Indonesia. Namun, ketika ditanya berkaitan dengan penyetopan sementara pemutaran film Hollywood terkain pajak impor, Harsisiwi menjawab, " Kita optimis saja. Yang jelas film ini akan mendapatkan distributor film kelas dunia. Film ini masih panjang prosesnya, besok syuting , untuk kemudian melewati berbagai tahap produksi lain. Jadi masih panjang. Namun, kita optimis akan ditayangkan di Indonesia."

Masih menurut Harsiwi , melalui media The Philosophers, Indonesia beroleh kesempatan untuk mempromosikan nama Indonesia di dunia perfilman internasional. Dan menjadi ajang promosi bahwa Indonesia memiliki alam dan pemandangan indah, bagi para pencari tempat-tempat wisata alami dan natural.

Sehingga Harsiwi menambahkan, akan sangat aneh bila film yang syuting di Indonesia, justru tidak bisa ditayangkan di Indonesia.

" Wong syutingnya di Indonesia, masak nggak main di sini," gurau Harsiwi.

Sementara, produser George Zakk dan Cybill, serta sutradara  John Huddles mengatakan film ini akan berkisah tentang 20 remaja yang bersekolah di sekolah internasional di Jakarta, yang mengikuti sebuah kelas filosofi. Mereka terdiri dari berbagai bangsa dan diajar oleh seorang guru ( akan diperankan oleh James D'Arcy).

Mereka kemudian memperoleh suatu tugas, dan merupakan eksperimen dari sang guru. Dari 20 siswa, mereka menerima semacam tes dan kemudian akan dipilih 10 orang, untuk kemudian meningkatkan ras manusia terhadap ancaman bahaya nuklir.

Joh Huddles, film ini juga akan ber-genre thriller dan akan melakukan syuting di berbagai tempat di Indonesia.

Ketika Boleh.com mencoba mengkonfirmasi fakta yang kami dapat bahwa mereka akan melakukan syuting di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur, Huddles tersenyum dan mengatakan, " Kita akan melakukan syuting di tempat-tempat indah, termasuk di salah satu candi."

The Philosophers akan memulai syuting esok dan akan memakan waktu kurang lebih 7 minggu.

Baik pihak SCTV ataupun pihak kru film sendiri pun masih menutupi berbagai detail terkait proyek ini. Mereka beralasan ingin menjaga kerahasiaan dan keamanan film dan kru, serta berjanji akan memberikan kesempatan untuk memberikan informasi lebih lanjut. Bahkan, mereka tidak memberikan kesempatan wartawan untuk mewawancara para pemerannya.

Apapun itu, kita antusias menantikan kabar dari film ini.

Launching Sail WB Manfaatkan Momen Syuting Film Hollywood

Momen tanggal 26 Juli dimana launching Sail Wakatobi Belitung di Belitung itu ada berbarengan dilakukan syuting film holywood di Belitung. Momen itu diharapkan dapat menyedot wisatawan domestik dan mancanegara.

"Tanggal 25-26 ada syuting film Holywood di Belitung. Kita manfaatkan moment itu untuk memperkenalkan Bangka Belitung," ungkap Ketua Panitia Daerah Sail Wakatobi Belitung Provinsi Bangka Belitung, Sugianto kepada bangkapos.com, Jumat (08/07/2011).

Rencana launching itu sendiri diakuinya sudah optimal. Dimana sejumlah sajian seni dan budaya ditampilkan. Kegiatan dipusatkan di Tanjung Pendam.

"Atraksi seni dan budaya akan ditampilkan. Semuanya bersinergi untuk mensukseskan launching itu," katanya.

Dalam launching itu, direncanakan sejumlah pejabat negara akan hadir. Diantaranya Menteri Kelautan, Menko Kesra dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.

Penulis : teddymalaka
Editor : ismed
Sumber : bangkapos.com



Senin, 18 Juli 2011

Dua Kapal Perang Angkut Penumpang Sail Wakatobi Belitong 2011

KENDARI - Dua kapal perang TNI-AL, yakni KRI Makassar-590 dan KRI Dr Soeharso-990, dikerahkan untuk mengangkut penumpang ‘Sail Wakatobi Belitong (SWB) 2011’ dari dan ke Pelabuhan Nusantara Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menuju Kabupaten Wakatobi.

Kabag Humas Pemprov Sultra Kusnadi di Kendari, Jumat mengatakan, semua pejabat Provinsi Sultra, pejabat TNI/Polri, dan pejabat dari kabupaten kota se-Sultra yang mendapat tugas dinas dikerahkan untuk naik ke kapal perang itu. "Kecuali Gubernur Sultra H Nu Alam bersama Ny Hj Tina Nur Alam dan beberapa pejabat lainnya, akan menggunakan helikopter, Sabtu (16/7)," katanya sesaat sebelum pemberangkatan dua kapal perang itu menuju pusat kegiatan "Sail Wakatobi Belitong (SWB) 2011. 

Menurut dia, lama perjalanan dari dan ke Pelabuhan Kendari menuju Pelabuhan Wanci, Ibu Kota Kabupaten Wakatobi, diperkirakan akan menempuh waktu antara 12-14 jam.Sail Wakatobi Belitong 2011 akan diluncurkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Mohammad, di Kabupaten Wakatobi, Sabtu (16/7) malam. 

Peluncuran juga akan dihadiri Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Gubernur Provinsi Bangka Belitung dan sejumlah dan Gubernur Sultra Nur Alam, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.Peluncuran SWB 2011 itu dimeriahkan dengan berbagai pergelaran seni budaya tradisional khas Sultra, terutama yang ada di Wakatobi.Ajang SWB diisi berbagai kegiatan antara lain pernikahan massal di bawah laut diikuti 34 pasangan, tur 1.000 sepeda berkeliing Wakatobi, bakti sosial Surya Baskara Jaya oleh TNI Angkatan Laut, dan kegiatan budaya tradisional lainnya.
Sumber: Antara
Jumat, 15 Juli 2011 18:39 WIB

Sail Indonesia 2011 di Wakatobi dan Belitong

Pemerintah akan menggelar Sail Indonesia 2011 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dan Belitong, Bangka Belitung. "Pelaksanaan Sail Indonesia akan dilakukan di dua lokasi, yakni Wakatobi dan Belitong," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Selasa (10/5).

Pernyataan ini disampaikan Agung seusai rapat koordinasi tingkat menteri tentang Sail Wakatobi-Belitong di kantor Kemenko Kesra, Jakarta. Rapat yang dipimpin Agung itu juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Menteri Sosial Salim Segaf Al Juprie, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, perwakilan dari TNI Angkatan Laut, Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, serta Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali.Agung mengatakan, pelaksanaan Sail Indonesia 2011 merupakan tindak lanjut dari program sebelumnya, yakni Sail Indonesia 2009 di Bunaken serta Sail Indonesia 2010 di Banda. "Tujuan pelaksanaan kegiatan ini mendorong perekonomian dan kepariwisataan di daerah yang menjadi lokasi kegiatan," ucapnya.

Acara tersebut, tambah Agung, juga akan diwarnai dengan kegiatan operasi surya bhaskara jaya, bakti sosial, seminar, dan juga lintas nusantara remaja. "Dalam kegiatan ini kita juga akan melibatkan keikutsertaan negara-negara anggota ASEAN," ujar Agung.Karena lokasi kegiatan terdapat di dua lokasi, maka puncak acaranya juga akan dilakukan di dua tempat. Untuk Wakatobi acara puncak digelar pada Agustus, sementara Belitong di Oktober. "Puncak acara kemungkinan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Wakil Presiden Boediono," tutur Agung. Mengenai jumlah anggaran yang dipersiapkan untuk kegiatan tersebut, Agung menyatakan hingga kini masih dilakukan perhitungan.(ANT/BOG)

Liputan6.com, Jakarta:

Kamis, 14 Juli 2011

Jual Sebidang Tanah di Pinggir Pantai Desa Sijuk Pulau Belitung

Kami mempunyai sebidang tanah yang terletak di Pulau Belitung sebagai tempat pengembangan Pariwisata oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI dan rencana pengembangan  Kawasan Ekonomi Khusus Adapun tempat pariwisata seperti Pantai Tanjung Tinggi yang pernah digunakan untuk syuting film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, pantai Tanjung Kelayang, Pulau Lengkuas dengan mercu suar dan pantai serta lautnya yang jernih dengan batu karang dan ikan hiasnya, disekitar daerah ini sedang dikembangkan dan dibangun tempat penginapan yaitu hotel-hotel antara lain yang baru-baru ini sedang dibangun sebuah hotel di Tanjung Binga berbintang 4, di desa Air Saga berbintang 2 dan desa lainnya. Tempatnya bagus dan nyaman untuk di jadikan sebuah hotel berbintang atau penginapan maupun bungalow.
Tanah kami tersebut letaknya di Dusun Piak Aik, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kota Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung dekat dengan rencana pembangunan Museum Maritim dengan luas sekitar 5 ha lebih (dihitung hanya 5 ha) dengan harga penawaran Rp 5 milyar ( negosiasi). Bagi yang berminat dapat menghubungi kami dengan HP. 081931380445 atau 081929627012 (taufik) atau email ke travelfitrah@gmail.com. 

Kamis, 07 Juli 2011

Travel and Tour ke Belitung

Jika anda ingin berlibur di tempat yang sangat indah dan eksotik cobalah untuk melakukan perjalanan wisata/rekreasi ke pulau Belitung/Belitong atau akhir-akhir ini disebut dengan pulau laskar pelangi karena diidentikan dengan nama film Laskar Pelangi yang  pembuatan dan shootingnya di pulau ini. Pulau ini letaknya di kepulauan propinsi Bangka Belitung. Selain itu pulau Belitung terkenal dengan hasil tambangnya seperti bijih timah dan kaolin serta hasil tambang lainnya  yaitu batu satam yang sering digunakan untuk perhiasan . Menurut para ahli asalnya dari meteorit di angkasa yang jatuh kebumi. Koordinatnya terletak di utara pulau jawa dan diantara pulau Sumatera dan pulau Kalimantan. Pada waktu zaman pemerintahan Belanda sering disebut juga  dengan nama Billiton Island karena terkenal dengan batu-batu besar dan berbentuk unik yang jarang kita temui didaerah lain. Pulau Belitung dibagi menjadi 2 kabupaten yaitu di bagian sebelah barat adalah kabupaten Belitung dengan ibukotanya Tg. Pandan dan sebelah timur adalah kabupaten Belitung Timur dengan ibu kotanya Manggar.
Di kabupaten Belitung terdapat pantai-pantai yang patut untuk dikunjungi antara lain: pantai Tg. Kelayang, pantai Tg. Tinggi, Bukti Berahu, pantai dan menara suar di pulau  Lengkuas. Dari kota Tg. Pandan sekitar 10 km. Sedangkan di kabupaten Belitung Timur terdapat pantai Nyiur Melambai, pantai Serdang dan lain-lain. Jaraknya sekitar 100 km dari kota Tg. Pandan dan sekitar 10-15 km dari kota Manggar. Pantainya sangat indah dengan pasir putihnya yang berkilau terkena sinar matahari, sehingga tidak kalah dengan pantai di pulau Bali yang selama ini sering dikunjungi para turis domestik dan non domestik. Juga lautnya yang terhampar kebiru-biruan dengan ombak yang tenang, sehingga menarik hati kita untuk menyelam (diving) disekelilingnya kita dapat melihat ikan berwarna warni yang berkejaran-kejaran  didekat karang.  
Dari pantai Tg. Kelayang kira-kira ½ jam perjalanan dengan kapal boat kita dapat melihat pantai dan menara suar yang terletak di  pulau Lengkuas. Menara ini berguna untuk memberi  petunjuk kepada kapal laut yang berlayar disekitarnya agar berhati-hati karena didaerah tersebut ada karang atau airlautnya dangkal. Dari atas menara tersebut kita dapat menikmati pemandangan yang sangat indah dan sangat eksotik yaitu hamparan laut yang kebiru-biruan  di sekelilingnya
Kita juga dapat menikmati makanan dengan lauk ikan (sea food) yang baru ditangkap nelayan berupa ikan bakar atau ikan goreng dengan harga yang cukup terjangkau.
Untuk menuju pulau Belitung ini kita dapat naik pesawat terbang dari Jakarta (Cengkareng) yang layanannya setiap hari yaitu dengan penerbangan Batavia Air dan Sriwijaya Air. Waktu tempuhnya sekitar 50 menit, tarifnya variabel antara Rp 253.000 sd Rp 700.000,00. (belum termasuk airport tax), sedangkan melalui laut dari Tg. Priok (Jakarta) ke Belitung yang rutin dengan kapal cepat adalah seminggu sekali , sedangkan dengan pelayaran Pelni sebulan 2 kali. Dengan waktu tempuh yang cukup lama yaitu 12 jam. Tarifnya sekitar Rp 150.000,00 sd Rp 180.000,00 disarankan untuk pengunjung yang waktunya terbatas dan sibuk agar naik pesawat  terbang. Tempat penginapan hotel/losmen dan tempat makanan cukup tersedia.
Bagi anda yang berminat untuk berlibur ke pulau Belitung. Kami dengan senang hati akan membantu untuk menyiapkan transportasi dan “guidance”nya baik perorangan atau berombongan dengan biaya yang murah. 

FOTO-FOTO YANG BERKAITAN DENGAN TEMPAT WISATA DI PULAU BELITUNG DAPAT DILIHAT DISINI.

Pantai Tanjung Pendam

Pantai Tanjung Pendam terletak di Kecamatan Tanjungpandan, dari pusat kota Tanjungpandan sejauh kurang dari 1 Km. Bagi wisatawan yang menginap di Kota Tanjungpandan akan sangat mudah menempuhnya dengan berjalan santai sambil menikmati suasana Kota Tanjungpandan tak terasa sudah sampai ketujuan. Menjelang senja kita dapat menyaksikan pemandangan yang menakjubkan yaitu tatkala matahari kembali keperaduannya dimana terlihat sinarnya beraneka ragam.

Pantai Tanjung Tinggi


Pantai Tanjung Tinggi adalah pantai yang di apit oleh dua semenanjung. Pantai Tanjung Tinggi, yang berjarak lebih kurang 2 Km dari Pantai Tanjung Kelayang, merupakan sebuah pantai yang dapat melahirkan "misteri". Pengunjung seolah-olah berada dikawasan yang penuh dengan khayalan. Pantai ini berbentuk teluk kecil sepanjang lebih kurang 100 m, berpasir putih bersih dengan tebaran bebatuan granit yang tersusun indah. Di ujung bagian timur, terdapat tumpukan bebatuan yang salah satu celahnya membentuk sebuah "lorong" yang dapat dilalui. Udara di lorong batu itu sangat sejuk, serasa diruang berpendingin-udara. Di seberang pantai ini juga telah dibangun "The Villa Lor in Tanjung Tinggi" dengan fasilitas yang lengkap yang merupakan cikal bakal resort terbesar di Kepulauan Bangka Belitung.
Pulau Lengkuas




Pulau Lengkuas merupakan pulau yang berdekatan dengan objek wisata Pantai Tanjung Kelayang. Jarak tempuh dari Pantai Tanjung Kelayang menuju pulau tersebut dengan perahu mesin memakan waktu 30 menit. Objek wisata ini berada di Kecamatan Sijuk. Dalam perjalanan menuju ke pulau tersebut, Anda akan menikmati panorama perairan yang menakjubkan berupa taman laut, pulau-pulau kecil serta sembulan bebatuan besar dan kecil berada di atas permukaan air laut yang tenang. Disebelah timur Pulau Lengkuas terdapat Pulau Batu Malang Gede. Selain menyaksikan pesona alam pulau ini juga ideal untuk olahraga menyelam, memancing dan juga penelitian. Pulau ini terkenal dengan Mercusuar yang masih berdiri tegak, dibangun pada tahun 1882 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Sampai saat ini mercusuar tersebut masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.

Pantai Penyaeran


 
Pantai Penyaeran terletak di Desa Sijuk Kecamatan Sijuk, berjarak sekitar 34 Km dari Kota Tanjungpandan. Pantai ini memiliki ciri khas pasir putih dan garis pantai yang landai dengan lebar sekitar 15 m disaat air surut membuat Pantai Penyaeran sangat cocok untuk kegiatan berjemur, mencari kulit kerang atau sekedar jalan-jalan dibibir pantai sambil menanti sunset tiba. Di Pantai Penyaeran Anda bisa menikmati panorama bebatuan dan juga kegiatan nelayan yang menambatkan perahunya di muara sungai di dekat pantai. Jangan lupa membawa bekal bila Anda berkunjung karena belum ada fasulitas khusus untuk wisatawan di Pantai Penyaeran ini.

Kampung Bali Giri Jati

Kampung Bali Giri Jati terletak di Kecamatan Sijuk sekitar 27 Km dari Tanjungpandan. Kampung Bali adalah pemukiman transmigrasi asal Bali yang telah tinggal menetap di Belitung dan masih mempertahankan budaya dan identitasnya sebagai orang Bali meskipun mereka juga telah membaur dengan baik dengan masyarakat Belitung lainnya. Mata pencaharian masyarakat Kampung Bali mayoritas sebagai petani atau berkebun lada, walaupun ada juga yang telah beralih menjadi penambang timah.

Dikampung Bali kita bisa menyaksikan kesenian Bali seperti Tari Barong dan bangunan khas Bali seperti Pura dan ukiran-ukiran khas Bali. Setiap perayaan hari besar umat Hindu masyarakat Kampung Bali biasanya melaksanakan upacara-upacara adat di Pura dan memakai pakaian adat khas Bali.




Batu Baginde
Batu Baginde terletak di Kecamatan Membalong berjarak sekitar 70 Km dari kota Tanjungpandan. Batu Baginde adalah bebatuan yang menjulang tinggi sehingga menyerupai sebuah bukit dengan ketinggian ratusan meter dari permukaan tanah disekitarnya. Batu Baginde dianggap penduduk sekitar sebagai tempat yang  dihubungkan dengan legenda asal mula terjadinya Pulau Belitung. Disisi lain dari Batu Baginde terdapat sebuah batu yang terletak pada posisi miring tanpa ditahan apapun, sehingga seharusnya menurut akal sehat batu itu seharusnya sudah jatuh, tetapi kenyataannya batu itu tetap berada ditempatnya. Hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal yang berkunjung ke Batu Baginde. Batu Baginde cocok sekali sebagai tempat olahraga panjat tebing.

Pantai Tanjung Kiras




Pantai Tanjung Kiras berjarak sekitar 70 Km dari kota Tanjungpandan. Pantai ini terletak di Desa Padang Kandis Kecamatan Membalong. Pantai ini memiliki panorama menawan yang merupakan perpaduan antara bukit, pantai berbatu dan pulau-pulau kecil yang terlihat jelas dari bibir pantai. Keunikan pantai Tanjung Kiras ini adalah suasananya yang masih sangat alami sehingga akan sangat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan yang menyenangi panorama alam yang masih asri dan natural. Pantai Tanjung Kiras memiliki fasilitas shelter dan kafetaria. Pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal terutama pada hari minggu ataupun pada hari libur.
Bukit Berahu



Bukit Berahu adalah resort yang berlokasi di Desa Tanjung Binga berdekatan dengan Kampung Nelayan Tanjung Binga sekitar 18 Km dari Tanjungpandan. Bukit Berahu dilengkapi dengan kolam renang, cottage dan restoran yang dibangun diatas sebuah bukit kecil di tepi laut. Dari titik tertinggi di restoran Bukit Berahu kita dapat menyaksikan panorama yang menarik ke arah pesisir pantai Tanjung Binga. Cottage Bukit Berahu terletak di tepian pantai dan menghadap langsung ke laut lepas. Bangunan cottage Bukit Berahu dirancang dari kayu dengan gaya khas tradisional Belitung. Anda akan menuruni tangga menurun yang lumayan terjal untuk mencapai cottage di tepi pantai. Anda akan sangat menikmati pemandangan pasir putih yang dihiasi bebatuan granit sambil menyaksikan perahu nelayan yang melintas pada saat matahari tenggelam.

Pantai Tanjung Kelayang


 Pantai Tanjung Kelayang terletak di Kecamatan Sijuk sekitar 27 Km dari Tanjungpandan ibukota Kabupaten Belitung. Tanjung Kelayang memiliki pesisir sepanjang kurang lebih 1,5 Km dengan lebar pantai ± 7 M pada saat pasang tertinggi dan ± 10 M pada saat pasang terendah. Pantai Tanjung Kelayang meliputi area seluas 60 Hektar. Tanjung Kelayang memiliki karakteristik pantai berpasir putih dan laut biru yang tenang dengan panorama pohon kelapa di sepanjang pesisirnya. Karakter pantai yang sungguh cocok untuk berenang atau berjemur diantara bebatuan granit yang tersusun menakjubkan. Bagi Anda yang hobi fotografi, Tanjung Kelayang adalah tempat yang pas untuk memuaskan hobi anda.

Pantai Batu Lubang



Pantai Batu Lubang terletak di Kecamatan Membalong sekitar 75 Km dari kota Tanjungpandan, tidak terlalu jauh dari pantai Tanjung Kiras. Di Pantai Batu Lubang terdapat bebatuan, pasir putih dan juga air laut yang bening dan tenang sehingga wisatawan yang datang pasti tertarik untuk berenang di tepian pantai yang indah ini. Bagi wisatawan yang menyenangi hidangan laut seperti kepiting rajungan, ikan dan udang yang masih segar, Pantai Batu Lubang adalah tempat yang tepat untuk didatangi karena setiap saat ada nelayan setempat yang pulang dengan membawa tangkapan hasil laut yang masih segar. Pantai Batu Lubang belum memiliki fasilitas khusus untuk wisatawan yang memiliki hobi memancing di lepas pantai, nelayan setempat menyediakan perahu untuk disewakan.

Lor-In Cottages and Convention
 

Lor-In Cottages and Convention adalah hotel bintang tiga yang terletak di Tanjung Tinggi Desa Keciput Kecamatan Sijuk sekitar 31 Km dari Tanjungpandan.

Lor In memiliki cottage-cottage dengan gaya arsitektur khas dan memiliki panorama yang indah karena posisinya yang menghadap langsung ke Pantai Tanjung Tinggi dengan hiasan bebatuan granit yang tersusun ditepian dan di lepas pantai. Lor In dilengkapi fasilitas layaknya hotel berbintang tiga seperti convention room, cafe dengan sajian live music, restoran, kolam renang dan pihak hotel juga menyediakan paket-paket kegiatan seperti memancing, menyelam, atau tamasya ke pulau-pulau kecil dilepas Pantai Tanjung Tinggi atau Tanjung Binga.(sumber : Situs www.belitungkab.go.id)

Replika SD Muhamadiyah Gantung


Salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi yaitu replika bangunan sekolah SD Muhammadiyah Gantong yang terletak di daerah Desa Selingsing, Kecamatan Gantung.

Ruang kelas gedung SD Muhammadiyah yang dibangun mirip bentuk aslinya ini sebagian sudah tak berdinding lagi. Bangunannya yang doyong ditahan kayu panjang agar tidak roboh. Tak ada tanda-tanda gedung ini dijaga atau dirawat. Meja kursi di dalam gedung sudah hilang dan beberapa patah-patah.
Papan nama replika sekolah juga lenyap. Bangunan ini jadi tak mengesankan sebagai wujud replika SD Muhammadiyah Gantong yang mengundang rasa penasaran wisatawan dari berbagai daerah hingga datang berkunjung ke Desa Selingsing.

Hal ini membuat Matsukawa Nozomi, wartawan The Daily Jakarta Shimbun, koran berbahasa Jepang yang terbit di Jakarta jatuh hati dan merasa penasaran akhirnya Matsukawa Nozomi ke Pulau Belitung untuk menelusuri langsung jejak syuting film ini ke lokasi replika bangunan SD Muhammadiyah Gantong, tempat syuting Laskar Pelangi dan sampai ke Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang tempat syuting film ini.
Saat ini replica SD ini telah dipindahkan ke lokasi lain tetapi tidak jauh dari lokasi asalnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More