Menjelang Sail Wakatobi-Belitong 2011, Bupati Belitung Darmansyah Husein mengungkapkan kerisauannya. Darmansyah khawatir melihat promosi luar biasa untuk Belitung yang kemudian diikuti lonjakan kedatangan wisatawan nantinya belum mampu diimbangi penyediaan fasilitas pendukung pariwisata.Kekhawatiran itu tidaklah berlebihan. Bupati memperoleh bukti ketika sejumlah rekannya tak bisa datang menyaksikan launching Sail Wakatobi-Belitong di Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Sabtu (30/7/2011) lalu. Darmansyah kesulitan menyediakan penginapan bagi teman-temannya lantaran sepanjang akhir pekan lalu seluruh hotel sudah habis dipesan untuk tamu pemerintah daerah dan wisatawan yang melancong ke Negeri Laskar Pelangi.
Belitung memang sedang naik daun. Pemerintah pusat dan para penggemar traveling menjadikan daerah ini sebagai destinasi pariwisata favorit di Indonesia. Sayangnya, ketersediaan fasilitas pariwisata masih menjadi kendala yang menghambat percepatan arus kunjungan wisatawan ke Belitung.
Keberadaan hotel dan penginapan contohnya. Tiga hotel berbintang memang sedang dibangun di Belitung. Namun ketiganya sudah bisa diprediksi bakal laris dipesan wisatawan. Sebagai gambaran, Bahamas Hotel and Resort yang sedang dalam tahap pembangunan sampai harus ngebut membuka 50 kamar untuk melayani rombongan duta besar dan tamu-tamu launching Sail
Wakatobi-Belitong.
Sarana transportasi dan harga tiket penerbangan yang relatif mahal ke Belitung juga menjadi masalah tersendiri. Sebagai daerah wisata yang baru berkembang, posisi Belitung bisa kalah bersaing jika ongkos transportasi ke daerah ini lebih mahal dibanding daerah wisata seperti Bali atau Yogyakarta. Padahal Belitung memiliki keunggulan berupa jarak yang dekat dengan Jakarta. Hanya 45 menit penerbangan, seperti dikatakan dalam slogan pariwisata di Belitung.
Pada saat inilah kita mengharapkan pemerintah dapat menarik kehadiran investor, baik dari Babel maupun luar daerah, untuk menanamkan modal di sektor pariwisata Belitung.
Soal pembangunan hotel, di samping kelas berbintang, penanaman investasi di pembangunan hotel dan penginapan kelas melati di Belitung niscaya juga memiliki prospek yang cerah.






0 komentar:
Posting Komentar